Harga emas turun, Investor masih berharap emas akan naik dalam jangka panjang


Harga emas dalam perdagangan berjangka di akhir minggu pertama bulan Januri 2013 dengan berakhir 1.5% atas isyarat yang disampaikan The Federal Reserve bahwa mereka kemungkinan akan mengakhiri kebijakan kuantitatif yang selama ini dijalankannya pada akhir Desember 2013. Pun demikian, harga emas masih mencoba membalik naik kembali setelah data ekonomi AS menunjukkan capaian lapangan kerja yang tercipta di bulan Desember masih dibawah perkiraan pasar.

Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Februari, berakhir turun $25.70, atau turun 1.5%, ke harga $1,648.90 per ons di bursa Comex – New York Mercantile Exchange. Dalam perdagangan ini, harga emas sempat jatuh sebanyak $48 hingga ke $1,626. Harga emas kontrak berjangka untuk tahun 2012, berakhir naik 7% sepanjang tahun hingga mencatat kenaikan 12 kali secara beruntun dalam 12 tahun terakhir. Pada hari Kamis, harga emas telah turun sebesar $14.20 akibat kabar dari hasil FOMC The Fed.

Pukulan atas harga emas juga terjadi setelah Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan bahwa AS hanya mampu menampung 155,000 pekerjaan baru diluar sector pertanian di bulan Desember, hari ini lebih rendah dari perkiraan sebelumnya di angka 160,000.

Kesedihan Emas dimulai semenjak hasil FOMC diumumkan ke publik dimana The Federal Reserve berpikir akan memperlambat atau malah akan menghentikan aksi beli obligasinya, sebuah aksi untuk menstimulus moneter ditengah kebijakan suku bunga ultra rendah yang dijalankannya. The Fed isyaratkan akan akhiri ini pada Desember 2013.

Indek Dolar AS naik ke 80.566 dari sebelumnya di 80.477. Dolar yang menguat, akan memberikan tekanan kepada Emas. Namun demikian, bagi Emas sendiri jika benar bahwa The Fed akan mengakhiri kebijakan kuantitatifnya di bulan Desember 2013 nanti, para investor masih optimis dengan komoditi emas mengingat kebijakan moneter lain AS yang diharapkan masih terus menopang tingginya harga emas, kebijakan suku bunga ultra rendah yang masih akan dijalankan dalam dua tahun kedepan. Dengan demikian, meski depresiasi Dolar AS berjalan lamban, pergerakan Dolar AS juga masih akan rendah dalam jangka panjang dan harga emas juga akan naik kemudian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s