Harga minyak turun, tertekan Dolar AS


Harga minyak mentah menurun di perdagangan Kamis (03/01) , kembali dibawah $93 per barel setelah Dolar AS menguat dengan dorongan berita mengenai hasil pertemuan Federal Reserve Open Market Committee’ dibulan Desember kemarin yang dipublikasikan.

Meski dalam kondisi tertekan, minyak sempat menguat dengan harapan membaiknya prospek permintaan minyak paska tercapainya kesepakatan politisi di Washington untuk menghindari Jurang Fiskal AS serta data-data ekonomi Cina yang umumnya lebih baik dari perkiraan pasar.

Tarik menarik atara sentiment negative dan positif ini membuat harga minyak hanya turun tipis. Hingga penutupan perdagangan, harga minyak mentah untuk pengiriman bulan Februari berakhir di harga $92.92 per barel di bursa New York Mercantile Exchange, turun 20 sen  atau turun 0.2%.  dalam kisaran perdagangan $92.49 hingga $93.30.

Hasil FOMC yang diumumkan mengindikasikan bahwa kebijakan QE akan diakhiri di akhir tahun ini. Hal ini memberikan sentiment positif bagi Dolar AS untuk menguat dan mulai memberikan tekanan bagi harga komoditi termasuk minyak dan emas. Indek Dolar AS akhirnya naik ke 80.374,  dari sebelumnya di 79.847.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s