Bursa AS berakhir naik di perdagangan pertama tahun 2013


Lukman - Santa Wall Street 1Bursa saham AS berakhir menguat di perdagangan awal tahun 2013, dimana indek Dow Jones menapaki kenaikan terbaik mereka dan mencatat perdagangan awal tahun yang paling baik sejak 2009, setelah kesepakatan melalui perundingan 11 jam untuk menjauhkan AS dari resiko Jurang Fiskal akibat pemangkasan anggaran dan kenaikan pajak.

Kesepakatan yang dicapai adalah pajak yang dikenakan bagi perorangan dengan pendapatan diatas $400,000 dan pasangan dengan pendapatan diatas $450,000, meningkatkan keuntungan-keuntungan bagi para pengangguran, dan menunda pemangkasan anggaran dalam dua bulan kedepan. Kekhawatiran pasar yang membayangi perdagangan selama beberapa bulan ini mereda dengan kesepakatan ini. Hal ini juga membuat kenaikan bagi bursa saham lainnya.

Fokus perhatian pasar kemudian tertuju pada apa yang akan berlaku dalam dua bulan selanjutnya, khususnya berkenaan dengan masalah anggaran berlanja serta bagaimana pengaruhnya terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Bagaimanapun juga, pengurangan anggaran belanja tetap akan memberikan dampak bagi PDB.

Indek Dow Jones setelah naik 273-poin akhirnya haris ditutup dengan kenaikan hanya 234.40 poin  atau mengalami kenaikan 1.9%, di level 13,322.36 dari perdagangan sebelumya, dimana saham Hewlett-Packard Co.dan juga Caterpillar Inc. yang menjadi pemimpin kenaikan saham diantara emiten lainnya.

Indek S&P 500 naik 26.96 poin atau 1.9%, ke 1,453.15, dimana sector teknologi menjadi pemimpin kenaikan dari 10 perusahaan komoditi. Saham United States Steel Corp.naik 7.8% setelah pihak Credit Suisse menaikkan peringkat saham tersebut serta kenaikan harga  Insurer MetLife Inc. sebesar 6%. Saham Zipcar Inc.melonjak 48% setelah Avis Budget Group Inc. menyatakan akan mengambil alih perusahaan itu.

Indek Nasdaq naik 75.67 poin atau naik 2.5%, ke 3,095.18. Saham produsen iPhone, Apple Inc. naik 3%.  Saham-saham mengalami dorongan kenaikan juga dipengaruhi data ekonomi AS yang menyatakan tingkat belanja konstruksi mengalami penurunan 0.3 persen dibulan November. Sementara secara terpisah, the Institute for Supply Management juga mengeluarkan angka aktiftas manufaktur mengalami kenaikan dibulan Desember, ke 50.7% dari 49.5% dari bulan sebelumnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s