Olimpiade Fisika Dunia, di buka dengan Gang Nam Style


WoPHO (1)

Ditengah hiruk pikuk Jakarta, berlangsung sebuah event internasional yang mungkin luput dari perhatian public yaitu Olimpiade Fisika Dunia ke-2 yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Lippo Village, Tangerang pada Jumat (28/12). Event ini akan berlangsung hingga 2 Januri 2013.

World Physic Olympiad, atau Olimpiade Fisika Dunia ini merupakan pertandingan Fisika tingkat dunia dan dapat diikuti oleh peserta dari seluruh dunia. WoPhO merupakan suatu kompetisi fisika yang terbilang baru dan diprakarsai oleh Prof. Yohanes Surya Phd. Oleh karena masih merupakan ajang yang baru, maka pihak penyelenggara masih berusaha meningkatkan kualitas penyelenggaraan termasuk total hadiah yang diberikan. Pada Kejuaraan kali ini, total hadiah mencapai $115,000.

Dibuka oleh Presiden World Physic Olympiad (WoPhO), Herry Kwee, Phd. Kejuaraan  ini diikuti 72 peserta dimana 38 diantaranya merupakan peraih medali Emas dan Perak dari International Physic Olympiad (IPhO ) maupun Asian Physic Olympiad (APhO). Sebanyak 34 peserta lainnya datang dari mereka yang berhasil lolos dalam babak penyisihan yang telah diadakan pada 1 Februari – 31 Juli 2012 secara on line, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi pada 1 Agustus kemarin, mahasiswa semester 1 dari perguruan tinggi  top dunia yang diundang khusus oleh International Board WoPhO, dan peserta tamu dari berbagai Negara.

WoPhO ke-2 tahun ini diikuti oleh 16 negara, yaitu Belarusia, Bosnia & Herzegovina, Brazil, Bulgaria, Cina, Estonia, Hungaria, India, Indonesia, Jerman, Polandia, Romania, Rusia, Singapura, Swiss, Vietnam dan Indonesia sebagai tuan rumah. Pada penyelenggaraan tahun lalu di Lombok, hanya diikuti 15 negara.

Dari Indonesia, sebanyak 32 peserta yang berasal dari Banten, Jakarta, Pontianak, Malang, Manokwari, Medan, dan Pamekasan. Pemda Manokwari yang ikut mensponsori kegiatan ini, mengirimkan 12 peserta.

Melalui penyelenggaraan WoPhO, Herry Kwee berharap bisa meningkatkan minat dan partisipasi siswa SMA khususnya dalam mengikuti Olimpiade Fisika lebih lanjut. Ditambahkan olehnya, bahwa dengan mengikuti Olimpiade inipara peserta juga diharapkan bisa mendapatkan pengalaman berharga dan khususnya bagi peserta luar negeri akan lebih mengenal Indonesia.

WoPHO (2)

Penyelenggaraan ini memang terkesan minim publikasi, sehingga gaungnya mungkin tidak terdengar sebagaimana peristiwa-peristiwa internasional lainnya. Diakui oleh Profesor Yohanes, bahwa minimnya publikasi ini membuat tidak banyak bantuan diterima, bahkan dari pemerintah. Namun dukungan dari pemerintah tetap didapatkannya. Pada pembukaan Olimpiade ini, pihak pemerintah diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Drs. H. Tabrani, M.Pd.

Meski sederhana, tapi pembukaan Olimpiade Fisika Dunia ini cukup menarik, termasuk sajian tari komtemporer bergaya Gang Nam Style yang mendapat sambutan meriah dari hadirin.

Surya Institute (SI) yang didirikan oleh Profesor Yohanes Surya Ph.D., pada 2006 lalu dengan misi mereformasi pendidikan sains dan matematika demi mentransformasi Indonesia. Upaya SI adalah dengan mengarahkan metode pembelajaran sains dan matematika lewat pembelajaran yang sederhana, mudah, asyik dan menyenangkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s