Emas akan juara, tidak peduli AS dihantam atau selamat dari Fiscal Cliff


Emas nampaknya ditakdirkan menjadi juara , tidak peduli akan tercapai atau tidaknya kesepakatan antara pemerintah AS dengan legeslatifnya berkenaan dengan upaya menyelamatkan diri dari masalah fiskal, Fiscal Cliff di akhir tahun ini.

Jika pemerintahan Presiden Barck Obama tidak bisa mencapai kesepakatan sebelum akhir tahun ini maka AS akan masuk dalam jurang fiskal tersebut akibat kombinasi kebijakan menaikkan pajak yang dibarengi dengan pemangkasan anggaran belanja. Para lembaga pemeringkat, akan memangkas peringkat kredit AS jika ini berlaku.

Jika hal ini terjadi maka emas akan bergerak naik, rally dengan meninggalkan bursa saham yang tersungkur akibat pertumbuhan PDB yang runtuh sementara harga minyak mentah juga diperkirakan menurun pada kisaran di $70 per barel saja.

Jika kesepakatan tersebut dicapai sebelum akhir tahun, mungkin akan menyelamatkan AS dari jurang fiskal yang dalam, namun demikian hal ini juga tidak akan menyelesaikan semua masalah. Dengan kondisi ekonomi yang masih tidak menentu, Emas masih memberikan kilaunya sebagai pengaman investasi, safe haven.

Nampaknya kebijakan pengurangan pajak yang akan berakhir di ujung tahun ini akan menghadapi tantangan hebat untuk bisa dilanjutkan ditahun mendatang. Disisi lain, masih perlu dicermati seberapa efektif pula pemangkasan anggaran bisa dijalankan.

Dengan berbagai kebijakan tersebut di tahun depan, pertumbuhan ekonomi AS masih akan digerogoti. Pasar saham akan masih merangkak dalam pertumbuhan yang minim, sementara pasar emas akan mendapat berkah dengan depresiasi yang mendera AS.

Pada akhirnya, terjadi atau tidaknya kesepakatan tersebut, harga minyak mentah disi lainnya akan mendapat dampak yang berbeda pula mengingat komoditi minyak juga perlu mencermati seberapa banyak pertumbuhan permintaan minyak mentah global itu sendiri. Proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia masih menjadi indikasi sejauh mana pertumbuhan permintaan minyak mentah akan berkembang. Jika suplai minyak berlebih, tentu akan semakin memukul harga minyak mentah, sementara produksi Emas sendiri hingga kini masih dibawah dari permintaan emas dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s