Fisher : The Fed harus akhiri Operasi Twist


Richard Fisher

The Federal Reserve, Bank Sentral AS disarankan untuk menghentikan kampanye kebijakan lunak yang agresif mereka jalankan, demikian dikatakan Richard Fisher, Gubernur Bank Sentral AS wilayah Dallas pada Selasa (27/11).

Fisher secara khusus menegaskan agar Operasi Twist yang dijadwalkan akan dievaluasi pada bulan depan, agar tidak diperpanjang atau dilanjutkan. Fisher justru mempertanyakan efektifitas dan efesiensi Operasi Twist dalam mengatasi krisis keuangan AS saat ini.

Operasi Twist adalah upaya Bank Sentral AS dengan menjual obligasi-obligasi jangka pendek dan secara bersama membeli kembali obligasi-obligasi jangka panjangnya.

Para anggota dewan Gubernur The Fed memang dijadwalkan akan melakukan pertemuan pada 11-12 Desember nanti. Ada harapan bahwa The Fed akan mengganti kebijakan Operasi Twist ini dengan kebijakan pembelian surat utang juga.

Secara lebih rinci, Fisher menginginkan The Fed agar bisa mengakhiri belanja obligasi sebanyak $40 milyar per bulan untuk membeli Mortgage-Backed Securities (MBS), yang selama ini dikenal sebagai kebijakan kuantitatif atau quantitative easing, fase ke 3 (QE3). “Pandangan saya secara pribadi adalah kita tidak memerlukan kembali kebijakan tersebut” demikian penegasan Fisher.

Dalam kebijakan QE3, The Fed memang bisa membuka atau menutup program tersebut setelah secara substansial ada kemajuan yang didapat  khususnya dalam pasar ketenaga kerjaan. Fisher mengingatkan bawha The Fed harus menyadari dan memperhatikan batasan bagi neraca anggaran, mengingat saat ini sudah mencapai $2.873 trilyun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s