Eropa, Cina dan AS masih mengkhawatirkan, saham sangat sensitif


Bursa saham AS pada perdagangan akhir pekan kemarin berbalik menguat dan mengakhiri koreksi di awal perdagangan bahkan mencetakkan kinerja mingguan dengan kenaikan yang berarti selama lima minggu beruntun.

Indek saham S&P 500 bahkan mencatatkan kinerja empat bulan beruntun dalam akhir positif. Kenaikan yang terjadi di bursa saham ini ditengah himpitan data ekonomi Cina yang mengkhawatirkan. Neraca perdagangan Cina meski masih surplus, namun mengalami penurunan di bulan Juli ini. Hal ini tentu mengecewakan berbagai pihak yang berharap Cina bisa menjadi mesin penggerak perbaikan ekonomi global saat ini.

Selain Cina, kondisi Eropa bahkan AS sendiri masih dianggap mengkhawatirkan pasar. Berbagai hasil laporan keuangan emiten yang umumnya lebih baik dari perkiraan awal, masih belum cukup meredakan was-was ini. Saham-saham yang sensitif dengan pertumbuhan ekonomi diyakini akan menjadi penentu pergerakan pasar selanjutnya, setelah saham-saham yang defensive menjadi pemegang peran penting saat-saat kemarin. Sensifitas ini akan mempengaruhi perilaku investor yang diyakini juga akan meninggalkan saham-saham besar yang sensitive menuju saham-saham kecil menengah namun dengan kapitalisasi yang baik.

Setelah jatuh hingga 70 poin, Indek Dow Jones akhirnya ditutup menguat 42.76 poin atau 0.3%, ke level 13,207.95, pada penutupan hari Jumat. Kenaikan ini dipimpin oleh naiknya saham Hewlett-Packard Co.. Indek ini selama seminggu telah naik 0.9%. mencatatkan kinerja kenaikan selama lima minggu beruntun, rally paling panjang sejak Oktober silam.

Sementara indek saham S&P 500 naik 3.07 poin atau sebanyak 0.2%, ke 1,405.87, dimana sektor telekomunikasi menjadi sektor paling bersinar dalam perdagangan kali ini disusul sektor konsumen. Indek saham ini berakhir di puncak tertingginya sejak 3 April silam dan naik enam kali beruntun. Sepanjang Juni, Indek ini mampu naik sebanyak 10 persen dari level 1,278.04, menanjak ke 1,400 diminggu-minggu ini. Sepanjang minggu ini naik 1.1%  dan mencatat kinerja kenaikan selama lima minggu berturut-turut.

Indek Nasdaq naik 2.22 poin atau 0.1%, ke 3,020.86 dan sepekan ini naik 1.8% hingga mencatatkan kinerja kenaikan selama empat minggu beruntun.

Kenaikan saham-saham di minggu-minggu ini dianggap tidak mendalam, fundamental pasar masih menunggu berbagai indicator yang cukup kuat khususnya kebijakan menyangkut penyelesaian krisis hutang di Eropa.

Harga emas sendiri untuk pengiriman bulan Desember masih naik $2.60, atau 0.2%, ke $1,622.80 per ons. Indek Dolar AS melemah ke 0.1 persen. Dan harga minyak mentah untuk kontral bulan September turun 49 sen atau 0.5%, ke $92.87 per barel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s