Air Mata Terakhir Bunda, Happy Salma buktikan totalitasnya


RK23 Pictures saat ini menggelar workshop sebagai bagian dari proses produksi layar lebar berjudul “Air Mata Terakhir Bunda”, yang terinspirasi oleh novel best seller karya Kirana Kejora yang sebelum satu tahun telah cetak ulang 6 kali.

Menampilkan para bintang antara lain Happy Salma, Vino G Bastian dan Rizky Hanggono, film ‘Air Mata Terakhir Bunda’ menyuguhkan pesan humanis tentang perjuangan seorang Ibu dalam menghantarkan anak-anaknya ke jenjang kesuksesan dengan berlatar belakang kota Sidoarjo yang maju dan modern namun kental dengan kearifan setempat.

Salah satu karakter dalam film ‘Air Mata Terakhir Bunda’ adalah sosok seorang Ibu,  single mother bernama ‘Sriyani’ yang diperankan oleh Happy Salma. Ibu ‘Sriyani’ merupakan sosok mulia yang berjiwa penuh pengorbanan dan perjuangan demi kesuksesan kedua anak laki-lakinya Iqbal (diperankan oleh Rizky Hanggono untuk peran dewasa) dan Delta (diperankan Vino G Bastian untuk peran dewasa).

Dalam menyelami karakter sosok ‘Sriyani’ sebagai seorang Ibu yang tegar, pekerja keras, dan penuh cinta pada kedua anaknya, Happy Salma telah berkomitmen untuk menjalani program workshop pendalaman peran, langsung di lokasi target shooting yaitu di Sidoarjo.

Selama tiga hari, tanggal 9-11 Agustus Happy Salma dengan intens mengenal lingkungan dan kebiasaan warga setempat serta berusaha meraih chemistry dengan pemeran  kedua anaknya Iqbal dan Delta untuk versi anak dan remaja, yang semuanya merupakan bakat bersinar hasil local casting di Sidoarjo satu bulan silam.


“Secara cerita, saya jatuh hati dengan sosok Sriyani. “Ibunda saya pun seorang pekerja keras, dan membesarkan Saya dan saudara – saudara dengan ketekunan dan ‘endurance’ yang luar biasa. Pertama kali Saya membaca scene plot, Saya seperti bisa merasakan kekuatan yang dulu diperlihatkan oleh Ibu.”

“Peran-peran berkarakter kuat memang selalu saya cari, sebagai bentuk prinsip Saya ketika berkarya. Jadi, setiap menerima tantangan karakter tertentu, saya pun memberikan totalitas penuh. Ini merupakan bentuk keseriusan saya berada di ranah industri layar lebar”, tambah Happy Salma antusias.

“Saya ingin belajar dialek Sidoarjo yang khas; Saya juga betul – betul harus sanggup memasak lontong kupang, naik sepeda kuno, dan tantangan lain,  supaya Sriyani ‘hidup’ dalam diri Saya” papar Happy Salma.

Antusias Happy Salma tersebut tentunya disambut gembira sang sutradara, Endri Pelita. “Sebagai sutradara, salah satu agenda saya dengan para pemain adalah agar mereka menerima peran dengan rasa cinta dan pemahaman, sehingga  mampu menghidupkan karakter yang diperankan. Keseriusan Happy dalam mendalami karakter ‘Sriyani’ pun sangat saya hargai karena ini menunjukkan kelas seorang Happy Salma. Semakin banyak pemain yang mau berkorban untuk serius dalam mendalami perannya, semakin dekat langkah masyarakat  film untuk menghasilkan yang terbaik buat masyarakat”, terang Endri Pelita.

Sesi workshop Happy Salma ini dilakukan di Desa Tambak Cemandi, Sedati dan di desa Balung Gabus, Tanggulangin. Dimana Happy Salma Adaptasi belajar memasak masakan khas Sidoarjo, Lontong Kupang. (@hqeem)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s