Besarnya Efek Dehidrasi Terhadap Konsentrasi, Mood Dan Performa Kerja


Dehidrasi merupakan salah satu efek berkurangnya cairan di dalam tubuh kita. Tubuh manusia yang sehat dan bugar memerlukan komposisi cairan tubuh yang seimbang. 

Kecukupan asupan cairan tubuh perlu selalu dijaga untuk mengembalikan carian yang telah hilang dari tubuh saat beraktivitas, penguapan kelembaban melalui kulit, keadaan suhu ruangan, proses pernafasan dan pengeluaran melalui keringat dan  urin.

Jika kita tidak segera mengembalikan cairan tubuh yang hilang maka efek yang ditimbulkan dari dehidrasi atau kekurangan cairan ini sangat dirasakan di terutama di otak kita yang dapat menimbulkan gangguan konsentrasi, mood dan performa kerja terutama disaat berpuasa dimana tubuh tidak mendapatkan asupan cairan tubuh selama kurang lebih 12 jam sehari.

Hal ini sebenarnya dapat ditanggulangi dimulai dengan cara menghitung komposisi asupan cairan tubuh kita secara sederhana. Sebagai ilustrasi, sekitar 60% dari tubuh kita terdiri dari cairan, maka contohnya jika bobot tubuh kita 60kg, maka berat cairan tubuh kita yang harus tetap dijaga adalah ; 60/100 x 60kg = 36kg dari total keseluruhan bobot tubuh kita. Peranan cairan di tubuh kita selain sebagai pengatur suhu tubuh juga sebagai alat untuk mengedarkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Selain itu, cairan tubuh kita tidak hanya terdiri dari air biasa (plain water) namun juga terdiri dari ion-ion yang juga memiliki peranan penting dalam mempertahankan keseimbangan cairan tubuh. Ion-ion tersebut dapat hilang bersama cairan tubuh dan juga harus segera dikembalikan. Apabila ion-ion tersebut tidak segera tergantikan, maka dapat terjadi gejala-gejala yang tidak baik bagi kesehatan tubuh kita.

Otak kita merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki komposisi cairan terbanyak dari organ tubuh lainnya. Ketika asupan cairan bagi tubuh berkurang dan menyebabkan dehidrasi maka cairan otak akan menurun kadarnya, asupan oksigen yang seharusnya mengalir ke otak pun juga berkurang. Akibatnya sel-sel otak menjadi tidak aktif, kurang berkembang, dan bahkan cenderung menciut.

Hal ini merupakan salah satu penyebab dari penurunan konsentrasi, gangguan suasana hati, dan performa kerja yang menurun yang dapat menjadi sangat mengganggu terutama ketika kita dihadapkan dengan proyek-proyek penting, rapat dengan kolega, serta tuntutan deadline yang semakin mendekat.

Sesungguhnya kita dihadapkan dengan pilihan yang mudah guna mendapatkan kondisi otak yang prima yang dapat mempertahankan konsentrasi, mood dan performa kerja terutama selama berpuasa dimana selama 12 jam kita tidak mendapat asupan cairan samasekali. Asupan cairan secara lengkap dengan kandungan ion seimbang yang dibutuhkan oleh tubuh serta dapat diserap lebih cepat dibanding air minum biasa dapat kita temui di minuman isotonik seperti POCARI SWEAT. Minum air biasa saja tidak cukup, karena ion tubuh juga perlu dikembalikan.

Oleh karenanya minuman isotonik POCARI SWEAT yang memiliki komposisi mirip cairan tubuh sangat praktis sebagai asupan dalam memelihara konsentrasi, mood dan performa kerja disaat sahur dan berbuka puasa. Sudah saatnya kita menghasilkan performa yang maksimal setiap hari dengan rahasia sederhana yang dapat diikuti mudah.

Sudahkan Anda memeriksa kadar cairan tubuh Anda Hari ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s