Aksi ambil untung menekan Emas, mendinginkan pasar.


Harga emas mengalami tekanan setelah banyak investor memilih untuk mengambil untung dari kenaikan sebelumnya dan juga sebagai upaya mendinginkan pasar yang bisa menimbulkan lebih banyak resiko lagi.

Harga emas untuk kontrak pengiriman bulan Desember menurun sebesar $3.40, atau turun 0.2%, berakhir di harga $1,612.80 per ons pada perdagangan di Comex – New York Mercantile Exchange.

Pada perdagangan yang berlangsung dalam kisaran tidak banyak, dalam rentang lima bulan ini terlihat bahwa banyak orang yang menginginkan emas bukan sebagai alat pengaman investasi, atau safe haven namun benar-benar sebagai komoditi dan memiliki kandungan resiko. Hari ini kita melihat bagaimana sebagian pihak berusaha menjauhi resiko tersebut.

Menguatnya Euro yang selama ini bisa dijadikan cermin pergerakan harga emas juga tidak digubris pasar, dimana kenaikan ini dianggap terlalu lemah untuk dijadikan pijakan aksi. Kenaikan Euro dipicu pernyataan sikap Bank Sentral Eropa yang menyatakan akan membeli obligasi kembali. Euro atas Dolar naik ke $1.243 dari sebelumnya di $1.240. Indek Dolar AS sendiri cenderung datar-datar saja di kisaran 82.186.

Potensi kenaikan ini masih ada, mengacu pada perdagangan saham yang menguat dan kenaikan yang terjadi di komoditi logam lainnya. Tembaga bahkan menjadi logam yang paling banyak kenaikan harganya. Untuk kontrak bulan September, harga Tembaga naik 5 sen atau sebesar 1.5%, ke $3.44 per pon.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s