Dolar sebagai pengaman investasi ditengah kekacauan hutang Eropa


Dolar AS makin kuat terhadap mata uang lainnya seiring dengan kebutuhan investor yang meningkat terhadap pengaman investasi dan kebutuhan mata uang yang memiliki tingkat likuiditas tinggi.Langkah risk aversion yang dilakukan investor ini membuat kenaikan permintaan terhadap mata uang AS sebagai jawaban atas meningkatkany keprihatinan pasar akan kondisi krisis hutang Eropa yang tak kunjung mereda.

Kondisi Eropa terkini, dimana Obligasi Italia dalam lelang terakhir mencatatkan kenaikan imbal hasil pada level tertinggi sejak 1997 disisi lain, Parlemen Eropa tengah menyiapkan persetujuan pengajuan anggaran senilai 30 milyar Euro sebagai dana bantuan Darurat. Pinjaman Spanyol ke ECB juga mencatat rekor tersendiri, secara kuantitas adalah terbesar sejak September 2010.

Faktor-faktor lain yang juga mendorong larinya investor dari Eropa adalah kemungkinan peringkat kredit dari Perancis akan diturunkan setidaknya dalam dua tingkat atas kondisi ekonomi dan keuangan.  Pasar juga terpengaruh pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke, yang menyatakan bahwa perekonomian AS menunjukkan kerentanannya terhadap krisis Eropa kini, ditengah membaiknya sektor tenaga kerja di Negara tersebut.

Bernanke memang tidak menyatakan secara rinci mengenai kemungkinan AS mengeluarkan kebijakan moneter yang lebih lunak guna mendukung pertumbuhan ekonominya. Pun demikian Dolar AS  mampu menguat seiring dengan persepsi bahwa kebijakan stimulus memang akan berkurang. Indikator ekonomi AS menunjukkan bahwa aplikasi pengajuan kredit hunian, MBA – Mortgage Applications meningkat 4.1 percent; Indek harga impor naik 0.7 percent.

Dolar Kanada terdepresiasi hingga ke level terendah dalam dua minggu ini dimana mereka khwatir bahwa bunga Obligasi di Eropa akan menjadi tidak stabil; sehingga menimbulkan resiko. Loonie melemah bersamaan dengan menurunnya harga minyak mentah yang juga merupakan contributor besar bagi ekspor Kanada, ke harga $94.87 per barel di New York.

Euro memang jatuh hingga dibawah $1.3000 untuk pertama kalinya sejak Januari silam seiring dengan membumbungnya imbal hasil obligasi Italia. Euro juga melemah terhadap Yen Jepang atas laporan bahwa perbankan Spanyol meminjam sekitar 98 milyar Euro dari European Central Bank  yang merupakan angka tertinggi sejak September 2010. Hal ini mengisyaratkan system financial Negara tersebut sedang berjuang keras untuk bertahan dengan segaal sumber dayanya.

Euro juga tertekan dengan kekhawatiran akan diturunkannya peringkat obligasi beberapa Negara Eropa sehingga hal ini akan meningkatkan imbal hasil bagi keseluruhan wilayah disana. Mau tak mau, para investor melepas Euro mereka termasuk dengan berbagai isu yang menyatakan bahwa Perancis termasuk Negara yang akan diturunkan peringkatnya pula dalam dua peringkat. Pesimisme pasar makin menjadi-jadi setelah lelang obligasi 5 tahun Italia yang mencatatkan kenaikan imbal hasil pada levele tertinggi di 6.47 percent, dimana ini mendekati level bahaya di 7 percent.

Pound Sterling jatuh terhadap Dolar AS sebagai efek langkah investor melakukan risk aversion serta kekhawatiran bahwa krisis hutang Eropa ini mungkin juga akan menyeret penurunan peringkat kredit secara besar-besaran setelahhasil yang mengecewakan dari KTT Eropa di Brussel pekan kemarin. Sterling menguat terhadap Euro seiring dengan aksi investor melakukan pembelian terhadap Sterling yang dianggap secara relative lebih aman

Yen Jepang menguat seiring dengan naiknya permintaan akan mata uang tersebut untuk dibawa kembali ke tanah airnya.  Dolar Australia dan Selandia Baru meleah terhadap Dolar AS sebagai efek panjang krisis hutang Eropa yang membuat investor enggan mengambil resiko terhadap mata uang seperti ini.

Bagaimanapun juga, Dolar mendapat berkah sebagai mata uang yang likuid ditengah ketakutan pasar saat in. Kombinasi kenaikan imbal hasil dan prospek penurunan peringkat kredit secara besar-besaran telah menjadi pendorong menguatnya Dolar AS. Berbagai data dan indicator ekonomi yang terbit semakin memperkuat hal ini dan ekspektasi para analis juga mendukungnya.(HQM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s