Good Morning Alice, buka Incubus di Jakarta


Terpilihnya Good Morning Alice (GMA) sebagai band pembuka Konser Incubus, Selasa 26 Juli 2011, diperoleh melalui serangkain proses panjang yang berliku. Band yang berdiri Januari 2008 dan beranggotakan Rachmat (Lead Vocal), Bobby (Guitars), Eko (Bass), Juan (Drums) mengawali kiprah suksesnya lewat keberhasilan mereka lolos sebagai salah satu dari 7 band yang tampil unjuk performa di gelaran Band Battle – Incubus Opening Act pada tanggal 11 Juni 2011 di Hard Rock Café, Jakarta.


Dalam gelaran tersebut para fans yang hadir diberikan kesempatan untuk memillih 3 band favorit mereka dan GMA terpilih menjadi salah satu diantaranya. Lantas selanjutnya, pihak ShowMaxx Entertainment selaku promotor, mengirimkan sample performance dari ketiga band tersebut kepada Incubus secara langsung ke markas mereka di Los Angeles, Amerika. Setelah melihat penampilan dari ketiga band tersebut dari berbagai macam aspek, pihak Incubus akhirnya menjatuhkan pilihan kepada GMA untuk menjadi band pembuka konser mereka di Jakarta Selasa nanti.

Terpilihnya GMA menjadi band pembuka Konser Incubus tidak mengagetkan pihak ShowMaxx selaku promotor karena apabila ditinjau dari berbagai macam segi, GMA memiliki kualitas musikalitas yang memadai, seperti yang dijelaskan oleh Sherwin Djajadi selaku Director ShowMaxx Entertainment, “GMA memiliki kemampuan dalam meramu beragam genre music yang berbeda sesuai referensi bermusik dari tiap personelnya. Proses eksplorasi tersebut diperkaya oleh skill bermusik, kekompakan dan kreatifitas dalam menghasilkan nada harmonis secara kreatif sehingga pada akhirnya mampu memunculkan band performance yang ok. Hal ini juga yang akhirnya membuat pihak Incubus kepincut dan kemudian memilih GMA sebagai band pembuka konser mereka di Jakarta.”

Keberhasilan ini tentunya disambut gembira oleh masing-masing personelnya, seperti yang dijelaskan oleh Rachmat, selaku lead vocalist GMA, mewakili teman-temannya, ”Kami senang mendapatkan pengalaman berharga ini. Berada satu panggung dengan band sekaliber Incubus bukanlah kesempatan yang bisa datang beberapa kali dalam hidup kami. Ini merupakan once in lifetime opportunity. Kami senang mendapatkan kepercayaan dari para fans Incubus di tanah air dan terutama sekali kepada Incubus sendiri yang telah memilih kami untuk membuka konser mereka di Jakarta. Kami akan membayar kepercayaan tersebut dengan tampil all-out di hari Selasa nanti. Untuk itu, persiapan yang kami lakukan tidak main-main. Mulai dari sekarang kami telah melakukan latihan secara intens. Tujuannya agar penampilan kami kompak dan padu sewaktu konser. Selain itu, kesempatan latihan kami gunakan juga untuk mengeksplorasi beragam sound agar dapat menghasilkan musik yang kreatif dan harmonis. Sehingga harapannya, di konser nantinya kami bisa menghasilkan performa bermusik yang ok dan dapat menghibur fans Incubus yang memadati Istora Senayan,”

Nama band GMA sendiri memiliki arti yang unik. Alice adalah penggambaran obyek maya dari seorang wanita yang dicintai oleh masing-masing personil GMA. Dilandasi oleh keinginan untuk memberikan ucapan selamat pagi yang manis kepada Alice, lantas konsep tersebut diterjemahkan oleh masing-masing personel dalam alunan nada cantik di setiap lagu mereka.

Kisah GMA bermula ketika Mamat (Vocal) dan Boby (Gitar) yang merasa bosan dengan band lama mereka kemudian memutuskan untuk membentuk sebuah band baru dengan nuansa musik yang berbeda. Boby pun lalu mengajak teman masa kecilnya Juan (Drum) untuk bergabung. Setelah itu GMA pun beberapa kali berganti bassist hingga akhirnya menemukan Eko (Bass) yang sebelumnya telah beberapa kali ber-Jam Session bersama Boby.

Secara sederhana ‘trans-genre rock’ adalah genre musik yang paling pas utuk menggambarkan genre musik GMA. Hal ini dikarenakan masing-masing personel memiliki selera musik dari genre yang berbeda. Perbedaan inilah yang kemudian menjadi modal bagi GMA untuk menciptakan genre musik mereka sendiri. Selain itu, musikalitas mereka yang kreatif ditopang juga oleh kegemaran mendalam masing-masing personel GMA dalam melakukan eksplorasi sound. Hasrat mereka untuk bermain lepas tanpa disisipi ambisi untuk memenuhi selera pasar musik, membuat GMA dapat tampil berbeda dengan keyakinan yang mereka usung.(Ist./L8)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s