Google Earth membuat keputusan lebih baik.


Google Earth Enterprise
Google Earth Enterprise

Sejarah Google Earth, diciptakan oleh Keyhole Inc. sebuah perusahaan yang akhirnya di akuisisi Google di tahun 2004. Aplikasi Google Earth merupakan pencitraan bola bumi, peta dan letak geografis berdasarkan informasi yang di tangkap oleh satelit. Tak heran, nama awalnya adalah Earth Vierwer 3D. Sejak tahun 2005, aplikasi ini diluncurkan ulang oleh Google dengan nama Google Earth yang bisa dijalankan dengan Windows 2000. Tahun 2008, bisa di jalankan pada iPhone OS dan smartphone berbasis Android. Sejak kemunculannya di tahun 2004 hingga kini, Google Earth telah meningkatkan ketertarikan publik terhadap teknologi geopastial dan aplikasinya. Mulai versi 5.0, Google Earth telah tersedia dalam pilihan 37 bahasa termasuk Indonesia.


Google Earth yang biasa kita gunakan adalah versi publik yang bisa diakses dengan gratis. Selain produk Google Earth yang gratisan, Google juga memiliki produk serupa yang diperuntukkan bagi perusahaan dan berbayar. Nama produk itu adalah Google Earth Enterprise. Berbeda dengan Google Earth biasa, Google Earth Enterprise pengelolaannya bersifat internal dengan akses dan standar keamanan mengikuti kepatuhan aturan keamanan yang diterapkan yang lebih fleksibel dari yang ada di publik. Dengan Google Earth Enterprise, Google tidak bisa mengubah data yang kita simpan.

Dengan Google Earth Enterprise kita dapat memanfaatkan keampuhan Google Earth di dalam organisasi Anda. Gabungkan data perusahaan dengan data Google Earth yang dikirimkan melalui ASP. Atau, meng-hosting seluruh himpunan data Anda. Sekarang dengan dukungan untuk akses 2D berbasis peramban menggunakan Google Maps API, data geospasial Anda yang berharga dapat dipadukan ke dalam aplikasi berbasis web atau dilihat oleh semua pengguna, tidak tergantung pada perangkat lunak klien mereka.

Rivaldi Rivai, direktur utama PT. EBconnection Indonesia, yang merupakan Google Enterprise partner di Indonesia, mengatakan bahwa Google tidak bisa mengambil dan mengubah data yang disimpan oleh perusahaan dalam Google Earth Enterprise. “Komponennya ada tiga, Google Earth Fusion dan Google Earth Server,” kata Rivaldi, dalam seminar “Inovasi Geospasial Untuk Pengendalian dan Pengambilan keputusan yang Efektif” Selasa (21/6) di Balai Kartini, Jakarta.

Komponen-komponen Google Earth Enterprise yaitu Google Earth Fusion untuk menyimpan, mengatur gaya, dan menyusun data menjadi bola dunia yang dapat dilihat tanpa terputus atau peta 2D yang dapat ditelusuri. Kedua, Google Earth Server untuk meng-hosting dan mengirim stream data ke pengguna akhir perangkat lunak dan ketiga Google Earth Enterprise Client atau tampilan Peta 2D Berbasis Peramban untuk melihat, mencetak, mencari, dan menyusun data.

Saat ini, versi terbaru dari Google Enterprise telah memberikan penerapan tampilan Peta 2D Berbasis Peramban dari Google Earth Enterprise menggunakan arsitektur AJAX Google Maps API. Kedua, Penyempurnaan kerangka kerja penelusuran yang memadukan beberapa layanan penelusuran melalui plug-in Java, termasuk Google Search Appliance, ketiga penanganan streaming (pengaliran data) KML- termasuk citra berdasarkan wilayah, bangunan 3D Google SketchUp, lapisan data dinamis serta membangun, meng-hosting, dan melayani berbagai dunia bagi pengguna

Rivaldi mengatakan saat ini produk Google Earth Enterprise digunakan oleh Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pembangunan (UKP-PPP). UKP-PPP menggunakan Google Earth untuk keperluan pemetaan daerah korban bencana atau untuk memantau misalnya berapa banyak sekolah dasar di suatu wilayah, dan SD itu berada di mana saja. Google Earth Enterprise hadir di Indonesia tahun 2009, dan UKP-PPP menggunakannya akhir tahun 2010.

Sistem visualisasi geospasial memungkinkan kegiatan pengendalian pembangunan yang bisa menjadi terobosan untuk mempermudah kalangan eksekutif (pengambil keputusan) untuk memantau kinerja kegaitan-kegiatan pembangunan yang berada di bawah pengawasannya.

“Prospeknya kalau saya lihat sangat besar karena dengan geografi Indonesia yang sangat luas dan pembangunan tadi untuk bisa dipantau dengan benar fungsi Google Earth untuk memvisualisasikan data dengan benar,” kata Rivaldi saat ditanya mengenai prospek Google Earth Enterprise.

Ada beberapa hambatan dalam aplikasi ini, yaitu investasi besar dalam pengadaan dan penyimpanan data Geospasial yang hanya dapat digunakan oleh segelintir staf teknis, kemampuan untuk menyediakan himpunan data besar bagi pengguna akhir dalam sebuah solusi yang sederhana dan cepat serta menyusun dan mendistribusikan data geografis perusahaan.

Meski demikian, Teknologi Google Earth ini tetap memberikan nilai lebih pada investasi geospasial, GIS, dan LBS yang telah ditanamkan dengan pengaturan gaya lengkap, penelusuran atribut, pilihan banyak hosting dan antarmuka Google Earth Client dan Google Maps yang mudah digunakan. Solusi Google Earth Enterprise memadukan dan bekerja dengan lingkungan geospasial, GIS dan LBS, dan melengkapi siklus hidup operasi dengan mendistribusikan data ini ke pengguna dalam suatu sistem yang cepat, mudah digunakan.

Google Earth Enterprise versi Pro, bahkan memberikan solusi lengkap bagi perusahaan atau penggunanya untuk menyusun dan melayani basis data bumi terpisah yang mencakup data citra, medan, vektor dan KML. Selain itu juga Google Earth Enterprise LT, menawarkan solusi berbasis Vektor dan KML yang memungkinkan pengaturan gaya lengkap dan pelayanan data selain basis data umum Google Earth.

Keuntungan-keuntungan menggunakan aplikasi ini adalah di kecepatan pengaliran data, termasuk mengirimkan data geo lengkap ke pengguna lain dengan kecepatan yang mengagumkan dan konteks lengkap. Keuntungan kedua adalah soal kelengkapan. sistem Google Earth Enterprise dapat meng-hosting basis data masif yang berisi berbagai data geografis. Membuat bola dunia 3D atau peta 2D untuk semua data geospasial. Membuat tab penelusuran tersesuai untuk menjelajahi atribut geografis, atau basis data. Kemudian soal fleksibilitas, Google Earth Enterprise bekerja dengan berbagai sistem dan data GIS tradisional. Google Earth dapat digunakan untuk menerbitkan data yang disimpan dalam sistem ini di seluruh organisasi atau kepada umum. Dengan Google Earth Enterprise juga dapat melayani banyak bola dunia dan peta 2D kepada pengguna akhir yang memungkinkan Anda untuk mengelompokkan data menurut berbagai kepentingan.

Teknologi Google Earth Enterprise Solution digunakan oleh para pengembang real estate komersial termasuk perusahaan pialang nasional dan REIT, Perusahaan arsitektur dan rekayasa, Perusahaan asuransi serta Media. Untuk dapat menikmati layanan ini, nilai investasinya adalah Rp.2 – 10 milyar tergantung jenis kebutuhan suatu proyek. Dengan memanfaatkan aplikasi ini, diharapkan menghasilkan keputusan yang lebih baik mengingat kelengkapan data geopastial yang disertakan.(L8)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s