1000 Gitar Untuk Anak Indonesia


1000 Gitar Untuk Anak Indonesia

Bertepatan dengan perayaan ulang tahunnya yang ke-6, Majalah Rolling Stones Indonesia menjadi inisiator sebuah gerakan sosial bertajuk 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial mereka kepada masyarakat. Ide ini pertama dicetuskan oleh Ricky Siahaan, Editor di Rolling Stones Indonesia yang merasa gelisah dengan banyaknya masalah sosial di negeri ini. Bertempat di Rolling Stones Cafe, pada 6 Mei lalu gerakan ini secara resmi dipublikasikan.


1000 Gitar Untuk Anak Indonesia akan diwujudkan dalam bentuk kegiatan pembagian 1000 gitar bagi anak-anak yang kurang mampu dari berbagai suku, agama dan ras serta usia di Tanah Air. Dibagikan dalam rentang waktu satu tahun, gerakan nasional ini diharapkan bisa menjangkau 100 rumah singgah, pondok pesantren, panti asuhan, penjara anak-anak dan sebagainya. Meskipun gerakan sosial ini dimotori oleh Rolling Stones Indonesia, namun mereka tidak ingin mencap kegiatan ini sebagai monopoli mereka. Berbagai pihak diharapkan bisa terlibat dalam kegiatan ini, termasuk sebagai donatur dalam memfasilitasi 1000 gitar. Secara individu dan korporat, dapat berpartisipasi baik secara parsial dan akumulatif maupun skala besar donasi yang diberikan.

Untuk mensukseskan gerakan sosial ini, tidak tanggung-tanggung juga telah melibatkan 100 gitaris Indonesia dari berbagai genre musik, sebagai ikon gerakan sosial 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia. Mereka akan dilibatkan termasuk dalam mendistribusikan gitar -gitar tersebut pada titik-titik tujuan serta memberikan kursus singkat saat melakukan kunjungan tersebut.

Menurut Eet Syahroni, bisa dibayangkan dari 1000 anak yang mendapat gitar ini nantinya akan menjadi musisi bedar di Tanah Air. Tentu saya senang melihatnya. Sementara bagi Andra Ramadhan – Dewa 19 & Andra and The Backbone, pembagian gitar ini paling tidak bisa memicu dan memotivasi anak-anak tak mampu untuk bermusik lebih baik. Andra teringat, dengan kondisi ekonominya yang tidak mampu, dia harus pinjam gitar untuk belajar memainkannya diawal-awal belajar gitar dahulu.

Sementara komentar Baim tentang Gerakan 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia? “Wah saya sangat setuju sekali. Pemberian gitar terasa lebih efektif dibandingkan dengan memberikan sejumlah uang santunan. Karena dengan adanya gitar, anak-anak yang terlantar dan kurang mampu secara ekonomi itu bisa menggali bakatnya dalam bermain musik,“ tukas Baim. Cella dari KOTAK memberikan pernyataan dukungannya bagi gerakan ini, “Saya sangat mendukung Gerakan 1000 Gitar Untuk Anak Indonesia ini. Karena saya jadi teringat dengan pengalaman saya saat memutuskan diri untuk hidup dari musik. Penuh perjuangan yang keras dan tentunya pengorbanan”.

Selain mereka, ada lagi gitaris yang terlibat dalam gerakan 1000 Gitar untuk Anak Indonesia, yaitu Ian Antono (God Bless), Eet Syahroni (EDANE),Andra Ramadhan (Dewa 19 & Andra and The Backbone),Ridho dan Abdee (Slank),Baron, Boris (The Flowers), Satrio (Alexa),Ovy (/rif),Dewa Budjana (GIGI), Irfan (Samsons),Cella (KOTAK),Gugun (Gugun and Blues Shelter) Rama dan Ariel (Nidji),Ernest dan Edwin (Cokelat), Adrian Adioetomo, Stevie Item (Andra and The Backbone & Dead Squad), Didit Saad (Plastik), Baim (The Dance Company) dan John Paul Ivan (eks.Boomerang).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s