Love and Passion, Indie Movie 2011.


Para praktisi per filman menujukkan DVD La Light Indie Movie 2010 yang resmi diedarkan saat pembukaan La Light Indie Movie 2011.

Dalam penyelanggaraan workshop film Indie yang sudah berjalan lima tahun ini, mengambil tema Love and Passion. Kegiatan yang di gagas oleh SET Film ini dari tahun ketahun mengalami kenaikan jumlah peserta. Tahun 2007 saat pertama gelaran ini dilakukan, hanya diik utioleh 600 peserta, tahun ini mencapai lebih dari 2000 peserta. Pihak penyelanggara menyatakan bahwa workshop film ini adalah yang terbesar yang dilakukan di Asia.

Hanung Bramantyo, mengarahkan Tora Sudiro dan Laura Basuki dalam sesi pertama workshop La Light Indie Movie 2011.

Keberhasilan jumlah peserta yang masih tersebut menjdi indikasi bahwa kegiatan sineas di Indonesia semakin digandrungi. Sikap independensi dari anak-anak muda dieksplorasi kreatifitas dan bakatnya khususnya di dunia perfilman. Melihat animo yang demikian ini, tak pelak masa depan sinema Indonesia masih akan penuh warna.

La Light sebagai sponsor sejak gelaran ini dilakukan, memberikan dukungan bahkan hingga produksi film-film pendek bagi para peserta dari empat kota yang terbaik, Surabaya, Jogja, Bandung dan Jakarta. Dukungan tidak hanya berhenti di tingkat produksi saja namun hingga ke distribusi dan mengikutsertakan dalam berbagai event festival film nasional.

La Light Indie Movie 2011, Film Gue, Cara Gue - Asmirandah.

Kesempatan dan dukungan yang seperti itulah yang nampaknya menjadi kunci keberhasilan acara ini dalam menjaring jumlah peserta. Dalam program-program workshop yang ditawarkan, mereka akan diberi kesempatan mengekpresikan ide-ide mereka dan berdiskusi dengan para praktisi langsung. Dengan ilmu yang mereka peroleh tersebut mereka bisa memanfaatkannya jikalau mereka ingin tetap berkarya di bidang ini.

Pada tahun ini, dengan tema Love and Passion, peserta diajak mengekplorasi dan mendiskripsikan cinta dengan karakter cerita masing-masing. Kemasan cerita bisa berwujud komedi,drama bahkan horor, tragedi dan thriller sekalipun. 50 peserta yang terjaring dalam kegiatan ini, nantinya akan di tantang untuk membuat film pendek 2 menit (micro movie), tak lupa diikuti dengan pelatihan in camera editing dan Heartbreaking Details.

Ada beberapa nama sineas nasional yang akan memberikan materi seperti Hanung Bramantyo, Laura Basuki, Tora Sudiro, German Minta Praja, Monty Tiwa, Aria Agni, Desta, Garin Nugroho, Faozan Rizal, Luna Maya, Joko Anwar, Arturro GP.,John de Rantau, Vivian Idris, Ifa Isfansyah dan Lola Amaria. La Light Indie Movie ini hadir di Jakarta (20-30 April), Bandung (14-15 Mei), JOgja (21-22 Mei) dan Surabaya (28-29 Mei).

Dari hasil workshop di hari pertama, 50 peserta dengan cerita terbaik akan mendapatkan kesempatan mempresentasikan ceritanya kpada para produser. Darinaskah yang terpilih, kemudian akan dibuat film pendeknya dimana para peserta akan membuat film tersebut dalam program Film Gue Cara Gue, serta Bikin Film Bareng Artis.

Dalam Film Gue Cara Gue, peserta akan membuat film durasi 15-30 menit dimana merekan akan melakukan proses pembuatan film di lapangan secara langsung, dipandu oleh SET Film, serta proses post productionnya. Sementara dalam proses Bikin Film Bareng Artis, mereka akan membuat film dengan mengundang artis seperti Gading Marten, Tora Susdiro dan Asmirandah sebagai Sutradara.

Diharapkan dengan adanya ajang seperti ini, akan memacu perkembangan Film Indnesia memunculkan sineas-sineas muda yang lebih baik . Maju terus film Indonesia.(HQM)

One thought on “Love and Passion, Indie Movie 2011.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s