DALAM MIHRAB CINTA


Film Dalam Mihrab Cinta (DMC) produksi Sinemart Pictures diangkat dari novel laris karya Habiburrahman El Shirazy yang juga merangkap sebagai sutradara film ini, dan dibintangi oleh para sineas muda berbakat, seperti Dude Harlino, Asmirandah, Meyda Sefira,  Boy Hamzah dan Tsania Marwa.  

Mereka beradu akting dengan aktor-aktor dan artis senior, seperti El Manik, Ninik L Karim dan Kaharuddin Syah. Di luar itu masih ada sejumlah nama kondang, seperti Iszur Muchtar, Elma Theana, Umar Lubis, Berliana Febrianti, dan Neno Warisman, yang juga terlibat dalam film yang menjalankan syutingnya pada 22 September 2010 sampai 2 November 2010 lalu.


Film DMC yang berdurasi 106 menit mengisahkan perjuangan hidup penuh liku seorang pemuda berusia 20-an bernama Syamsul (Dude Harlino). Ia bertekad menuntut ilmu di sebuah pesantren di Kediri, meninggalkan kehidupannya yang cukup nyaman. Di pesantren ia bertemu dengan Zizi (Meyda Sefira), putri pemilik pesantren yang pernah ditolongnya ketika dijambret di kereta, di mana kejadian tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi mereka berdua. Namun Syamsul kemudian  terusir karena dituduh mencuri akibat fitnah sahabatnya sendiri yang bernama Burhan (Boy Hamzah). Tak hanya itu, keluarganya sendiri tidak percaya lagi kepadanya, akhirnya mendorong  Syamsul benar-benar jadi seorang pencopet. Di tengah kekacauan dan kegelapan hidupnya itu datanglah pertolongan Allah SWT. Ia bertemu dengan  Silvie (Asmirandah), seorang gadis salehah. Siapakah yang akhirnya menjadi pendamping hidup Syamsul, Silvie ataukah Zizi ?

Seperti karya-karya Habiburrahman sebelumnya, Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 1 dan KCB 2,  yang sukses diangkat ke layar lebar, film DMC pun menjanjikan romantika percintaan yang indah dan mengharukan, namun tetap dalam koridor agama (Islam). “Saya berharap film DMC menyamai bahkan melebihi sukses KCB 1 dan KCB 2. Lebih dari itu, saya berharap seusai menyaksikan film DMC, para penonton dapat membawa pulang sesuatu yang indah dalam batin mereka,” papar  Habiburrahman.

Sastrawan yang akrab dipanggil Kang Abik itu mengemukakan, salah satu pesan film DMC adalah pentingnya masyarakat berprasangka baik kepada seseorang. “Seseorang yang sebetulnya baik, kalau dipersangkakan negatif, akhirnya ia benar-benar bisa menjadi orang yang tidak baik. Sebaliknya, walaupun seseorang itu tidak baik, kalau masyarakat menganggap dia baik, akhirnya dia betul-betul menjadi baik”. Alumnus Al Azhar University Cairo, Mesir itu juga menegaskan, pada dasarnya tidak ada seorang pun yang ma’shum (bebas dari berbuat salah), kecuali Nabi Muhammad SAW. “Yang terpenting adalah begitu berbuat kesalahan, lekas-lekas sadar dan bertobat kepada Allah SWT,” tuturnya.

Dude Harlino merasa bersyukur dan bangga terpilih melalui open casting sebagai pemeran utama film DMC. Menurutnya, film DMC adalah sebuah karya besar yang bisa dinikmati dalam waktu yang panjang. “Kita bukan bikin sesuatu yang kecil di sini, tetapi karya besar. Dan karya ini bukan hanya akan dinikmati tahun ini, tapi insya Allah untuk tahun-tahun berikutnya juga. Dan mungkin selama hidup saya. Jadi kenapa harus setengah-setengah?”  papar Dude yang dalam film ini harus rela kepalanya dibotaki. Bentuk totalitas Dude juga diperlihatkan dari kompleksnya karakter Syamsul yang semakin mengukuhkan kualitas aktingnya.

Keindahan Film yang mengambil lokasi di daerah Jakarta, Kaliurang, Yogyakarta, Salatiga, Semarang, Kediri, dan Pekalongan ini semakin lengkap dengan lagu-lagu Soundtrack yang terangkum dalam album OST “Kekuatan Cinta”. Dimana lagu-lagu tersebut antara lain lagu tema Dalam Mihrab Cinta ciptaan Bebi Romeo yang dinyanyikan oleh Afghan dengan iringan orkestra Addie MS. Juga back song Bunga-bunga Cinta yang dinyanyikan oleh Dude Harlino dan Asmirandah; Karena Hati Bicara yang dinyanyikan oleh bintang film Ketika Cinta Bertasbih, Oki Setiana Dewi dan Andi Arsyil Rahman;  Prahara dan Asa oleh Rino; serta Aku Tak Berdaya yang dinyanyikan oleh Indah Dewi Pertiwi.

Semoga film DALAM MIHRAB CINTA dapat membawa angin segar di dunia perfilman Indonesia.(ISt./HQM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s