Harga Minyak Turun 2 Persen, Aksi Ambil Untung.



Harga minyak menurun hampir 2 persen pada perdagangan Kamis (07/10) dimana harga berbalik arah dari puncaknya di harga tertinggi dalam lima bulan ini, $84 per barel akibat aksi ambil untung investor,


Berbagai data ekonomi AS yang muncul dan krusial, disaat Dolar juga menguat adalah moment yang tepat bagi investor membukukan keuntungan dari rally harga minyak sebelumnya.

Harga minyak mentah AS untuk pengiriman November menurun $1.56 atau 1.87 percent, ke $81.67 per barel, setelah sempat naik hingga $84.43, tertinggi sejak 4 Mei. Sementara minyak Brent London turun $1.63, atau 1.92 percent, ke harga $83.43 per barel, sempat naik hingga $86.02, yang juga harga tertiinggi terkini sejak 4 Mei lalu.

Jatuhnya harga minyak mentah saat ini dianggap wajar dengan melambungnya harga sebelumnya, maka wajar bila investor membukukan keuntungan terlebih dahulu. Data-data ekonomi AS yang beragam ditambah kenaikan cadangan minyak mentah minggu lalu telah menjadi penguat aksi ambil untung investor. Para investor akan menunggu data penting lainnya, yaitu non farm payroll pada hari Jumat.

Secara teknikal, rally kenaikan harga minyak ini sepertinya memang jenuh, dimana berdasarkan indikator kekuatan harag secara relatif, relative strength index (RSI) berada di level 72, yang merupakan area jenuh beli. Indikasi berbaliknya harga minyak nampaknya cukup kuat diperdagangan selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s