Euro Terkoreksi, Dolar Naik Oleh Data Ekonomi.



Euro terkoreksi pada perdagangan Kamis dimana banyak investor yang membukukan keuntungan mereka dengan kenaikan harga saat ini menjelang diumumkannya data non farm payroll dari AS hari Jumat, sementara Dolar juga masih di level melemah terhadap Yen.


Dibayang-bayangi dengan langkah The Fed yang akan memompa sejumlah dana dalam sistem ekonomi AS dibulan depan, para investor melakukan aksi ambil untung paska kenaikan signifikan Euro sebesar 6 percent sejak Agustus lalu dan membuat Dolar terdepresiasi, bahkan terhadap Frank SWiss juga.

Namun paska menyentuh level $1.40 diawal perdagangan hari Kamis, level dimana belum pernah disentuh oleh Euro sejak Januari lalu membuat mereka buru-buru melakukan aksi ambil untung. Langkah ini juga untuk mengamankan posisi menjelang pengumuman data pengangguran AS pada Jumat ini yang dianggap krusial dalam menentukan arah pergerakan pasar saat ini.

Secara teknis, koreksi Euro bisa menembus $1.38 sebelum akhirnya mencoba ke $1.36 kembali. Euro akhirnya ditutup pada $1.3910, atau jatuh 0.2 percent. setelah naik ke $1.4030.

Dolar sendiri jatuh 0.6 percent ke 82.36 yen, mendekati level terendah dalam 15 tahun terakhir di 82.11 yen. Para pialang menyatakan hambatan kenaikan lebih lanjut ada di 82 yen.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s