Tingkat Konsumsi AS Naik, Inflasi Terjaga.



Tingkat belanja konsumen AS bulan Agustus meningkat lebih tinggi dari perkiraan namun inflasi masih terjaga. Hal ini semakin membukakan kemungkinan The Federal Reserve mengeluarkan kembali kebijakan moneter lunak yang baru.


Langkah-langkah lanjutan yang dilakukan oleh The Federal Reserve ditujukan untuk mendukung pertumbuhan nampaknya akan terus dijalankan hingga perekonomian AS membaik. Gubernur Bank Sentral AS Wilayah New York, William Dudley, pada hari Jumat (01/10) mengatakan bahwa kondisi saat ini dengan tingkat pengangguran yang tinggi dan inflasi yang rendah adalah “sepenuhnya tidak bisa diterima”.

Departemen Perdagangan pada Jumat kemarin menyatakan bahwa tingkat belanja konsumen AS meningkat sebesar 0.4 percent setelah naik pada angka yang sama di bulan Juli lalu. Angka ini lebih baik dari perkiraan sebesar 0.3 persen.

Jajak pendapat yang dikumpulkan Reuters menyatakan akan ada peningkatan belanja sebesar 70 percent dari kegiatan aktifitas ekonomi AS atau meningkat sebesar 0.3 percent sepanjang bulan Agsutus.

Sementara The Federal Reserve mengukur inflasi konsumen,yang mengukur indek harga belanja konsumsi tidak termasuk makanan dan energi, meningkat 0.1 percent selama empat bulan berturut-turut. Sepanjang 12 bulan terakhir, hingga Agustus kemarin, Indek Harga Belanja Konsumen utama telah naik 1.4 percent dalam tiga bulan beruntun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s