Pejabat The Fed Silang Pendapat.


Lankah Federal Reserve yang akan melakukan kebijakan yang lebih lunak, termasuk dengan memompa semakin banyak dolar kedalam sistem pasar uang mereka mendapat pertentangan diantara pejabat The Fed sendiri. Salah satu pejabat tinggi Federal Reserve pada hari Rabu juga tidak setuju pada lankah the Fed yang akan melakukan pembelian aset-aset hutang.


Presiden The Fed Boston, Eric Rosengren menyatakan bahwa ia menentang kebijakan yang hanya membeli aset, dan lebih mendukung kebijakan yang lebih mendorong lebih banyak dukungan bagi perekonomian. Berbicara di New York, ia mengatakan Fed harus bertindak ” lebih keras” untuk mendukung ekonomi yang melambat saat ini. Ditambahkan olehnya bahwa ia ingin melihat beberapa kemajuan penanganan masalah inflasi dan pengangguran,” sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sementara Presiden The Federal Reserve Philadelphia, Charles Plosser, menanggapi hal itu mengatakan bahwa ia hanya akan mendukung pembelian aset yang lebih jika muncul potensi ancaman deflasi.

Presiden The Fed Minneapolis, Narayana Kocherlakota, mengatakan ia hanya akan menjadi pendukung kebijakan pembelian aset lanjutan, ditambahkan olehnya bahwa pembelian obligasi pemerintah AS lebih lanjut bisa mempercepat proses pemulihan ekonomi saat ini yang lebih lambat dari perkirakan.

The Fed, sejauh ini telah melakukan kebijakan moneter yang lunak dengan menurunkan suku bunga overnight mendekati nol dan mengkucurkan tak kurang $ 1,7 triliun untuk membeli obligasi jangka panjang. Minggu lalu mereka juga menyatakan siap untuk memberikan kebijakan stimulus ekonomi lanjutan jika diperlukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s