Harga Minyak Naik, Volume Kecil



Harga minyak mentah naik pada perdagangan Senin (27/09) dalam perdagangan yang berlangsung secara choppy, mengikuti perdagangan saham yang tertekan atas kondisi perbankan di Zona Euro serta gencarnya kesepakatan aksi ambil alih dan penggabungan antar perusahaan saat ini.


Meski terlambat, namun akhirnya harga komoditi minyak mentah memang naik bahkan melanjutkan kinerja mingguan lalu yang merupakan prosentase kenaikan terbesar sejak Juli, saat ini harga minyak mendekati puncak tertinggi dalam dua minggu terakhir di $77 per barel.

Naiknya harga minyak mentah juag didukung melemahnya Dolar AS sebagaimana jatuhnya indek Dolar saat ini. Lemahnya dolar akan membuat pembeli yang berasal dari negara bukan pemegang Dolar akan terasa lebih murah.

Harga minyak mentah di pasar berjangka untuk kontrak November naik 3 cents, atau 0.04 percent, ke harga $76.52 per barel.

Kisaran perdagangan antara $75.52 hingga $77.17, tertinggi sejak puncak $77.99 di 14 September lalu saat penutupan jalur pipa dari Kanada ke AS.

Volume perdagangan emas sendiri masih dibawah 535,000 lots yang dalam sejam sudah di ditutup meninggalkan pasar. Volume perdagangan jauh dari dari rata-rata perdagangan harian dalam 30 hari terakhir yang bisa mencapai 730,000 lots.

Minyak Brent ICE bulan November jatuh 30 cents ke $78.57 per barel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s