Laba Bank ICB Bumiputera Naik 720%.


Dalam paparan publik (31/08) di Jakarta, Bank ICB Bumiputera menyatakan bahwa pada semester I tahun 2010 telah berhasil membukukan kenaikan untung sebesar 720,69% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Direktur Bank ICB Bumiputera, Tay Un Soo, menyatakan bahwa peningkatan laba ini berasal dari kredit konsumen, khususnya makro dan kartu kredit. Laba sebelum kena pajak juga mengalami peningkatan 526 % dibandingkan perolehan laba pada periode sebelumnya satu tahun yang lalu, naik dari Rp.3,02 miliar menjadi Rp.18,89 miliar.


Semester pertama tahun ini juga di tandai beberapa hasil pencapaian yang gemilang dari Bank ICB Bumiputera. Total Aset, Kredit Yang Diberikan, Dana Pihak Ketiga, Net Interest Margin, Pendapatan Selain Bunga, atau Fee Income mengalami kenaikan.

Total Aset naik menjadi Rp.7,288 trilyun dari Rp.6,043. Berasal dari peningkatan Kredit Yang Diberikan sebesar Rp.5,815 trilyun dari Rp.4,544 trilyun atau naik 27,98%. Kenaikan ini lebih tinggi diatas rata-rata pendapatan yang diperoleh perbankan nasional lainnya yang hanya sebesar 18,7%/

Faktor yang mendukung peningkatan kredit yang diberikan ke pelanggan, dipengaruhi oleh dibukanya 40 gerai perbankan mikro. Gerai-gerai tersebut tersebar di kota-kota besar seperti Surabya, semarang,Jogja,Solo dan Denpasar serta Medan. Terjadi peningkatan penyaluran kredit dari pembukaan gerai tersebut sebesar Rp.42,5 miliar.

Kredit konsumen, khususnya kartu kredit mengalami peningkatan 28,2% dari Rp.184,6 miliar menjadi Rp.236,7 miliar pada semester pertama tahun 2010. peningkatan Kredit yang diberikan bank ICB Bumiputera ini dibarengi dengan penurunan rasio non performing loan (NPL) baik gross maupun nett, menjadi 4,52% dan 3,38% dari 6,27% dan 4,70% pada periode yang sama di tahun 2009.

Penempatan dana pihak ketiga pada Bank ICB Bumiputera juga meningkat sebesar 20,89% menjadi Rp 6,183 trilyun dari Rp.5,115 trilyun di tahun 2009/ Peningkatan terutama oleh simpanan Giro sebesar 28,86% dari Rp.571,336 miliar di semester pertama tahun lalu menjadi Rp.736,215 di semester pertama 2010.Sementara dana Tabungan meningkat sebesar Rp.24,07% dari Rp.880,446 miliar.

net Interest Margin meningkat menajdi 5,38% dari 4,82% pada semseter pertama tahun ini dibanding tahun lalu. Ini merupakan hasil peningkatan dana murah Giro dan Tabungan. pendapatan Non Bunga / fee income mengalami kenaikan 48,95 persen dari Rp.50,779 miliar menjadi Rp.75,636 miliar. Peningkatan pendapatan ini berasal dari pendapatan provisi dan komisi kredit serta keuntungan penjualan surat berharga. Peningkatan pendapatan ini merupakan yang tertinggi yang pernah dilakukan oleh Bank ICB Bumiputera.

Bank ICB Bumiputera juga melakukan efesiensi operasional bank, dimana berdampak pada penurunan rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional, menjadi 94,53% dari 99,40% pada periode yang sama dari tahun lalu.

Dijelaskan pula oleh tay Un Soo, bahwa RUPS tahunan yang dilakukan pada 22 Juni 2010 lalu menyetujui pembagian deviden bank ICB Bumiputera sebesar 45% atau senilai Rp. 2,27 trilyun dari laba bersih perseroan kepada para pemegang saham. RUPS juga menyetuji pergantian direksi dan penambahan komisaris.

Bank ICB Bumiputera saat ini memiliki 109 cabang dan 69 ATM serta menjadi bagian dari 22.000 jaringan ATM Bersama. Memiliki kantor 16 cabang di Kota Besar di Indonesia. Berencana membuka cabang lagi di Pontianak dan Palembang. Jumlah karyawan saat ini mencapai 1.495 orang. Bank ICB Bumiputera dimiliki oleh ICB Financial Group Holdings AG, yang juga memiliki 14 bank lain di negara Asia, Afrika dan Eropa.(HQM)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s