Yen, Ambil Untung.



Setelah mencapai puncak tertingginya dalam 15 tahun ini terhadap Dolar AS, akhirnya Yen Jepang terkoreksi. Yen berbalik arah dari puncaknya atas spekulasi bahwa otoritas Keuangan Jepang kemungkinan melakukan intervensi untuk menahan laju penguatan Yen. Yen menguat untuk pertama kalinya sejak Maret 2004. Jepang sendiri tidak kebal dengan krisis ekonomi saat ini, dan bila Yen menguat akan akan menyulitkan mereka untuk keluar dari krisis ini.


Sementara Euro sendiri berbalik dari keterpurukannya terhadap Yen setelah data ekonomi Jerman. Dolar sendiri sebenarnya masih lemah akibat data ekonomi AS yang buruk.

Dolar naik 0.8 percent hingga 84.63 yen, meski masih dalam kisaran perdagangan, namun paska mencetak rekor tertingginya dalam 15 tahun terakhir, nampaknya Yen tidak diproyeksikan menembus 85.00 yen dimana diperkirakan telah dilakukan intervensi. Mengingat, secara umum Dolar mestinya diperdagangkan pada kisaran 105 Yen.

Euro diperdagangkan menguat 0.9 percent terhadap 107.05 yen, dari 107.66 yen. Sementara terhadap Dolar AS,Euro menguat 0.2 percent ke $1.2651 dan sempat naik di $1.2725. Data ekonomi Jerman menjadi landasan kenaikan Euro terhadap Dolar AS.

Sementara ulah investor yang melakukan Risk aversion telah membuat Swiss franc menguat. Dolar masih terkoreksi 0.1 percent ke 1.0302 francs sempat jatuh ke 1.0250 francs, yang merupakan harga terendah dalam tujuh bulan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s