Impor Cina Turun, Harga Minyak Terseret.


Data impor Cina yang menurun, membuat harga minyak ikut terseret jatuh. Meski demikian, paska pengumuman FOMC – The FED, harganya tertahan.


Menguatnya Dolar memang membuat harga minyak menurun selama ini, ditambah dengan data terbaru mengenai jatuhnya impor Cina, membuat kalangan investor panik mengingat Cina juga konsumen besar minyak dunia.

Sepanjang Juli, impor minyak Cina menurun. Cina mengimpor 19 juta ton barel atau 4.47 juta barel per hari sepanjang Juli atau menurun 17.5 persen dari bulan Juni yang mencapai 5.4 juta barel per hari.

Nilai impor Cina diwaktu yang sama menurun 22.7 persen, membuat bursa Cina jatuh 2.9 persen pada perdagangan kemarin.

Jatuhnya harga minyak lebih dalam lagi tertahan oleh pengumuman The FED dari FOMC-nya. The Fed yang akan melakukan langkah-lankah untuk melunakkan perekonomian dengan menginvestasikan dananya, namun tidak ke bentuk Mortgage dan beralih ke hutang jangka panjang membuat Dolar melemah terhadap Yen dan naik terhadap Euro.

Prospek kebijakan ekonomi tersebut menolong tidak hanya Wall Street namun juga harga minyak menguat kembali, meski ditutup masih di area negatif. Harga minyak mentah untuk pengiriman September turun $1.23 atau 1.51 persen ke $80.25 per barel. Sempat jatuh hingga $79.20 dan naik hingga $81.62 per barel. harga minyak Brent jatuh $1.39 ke $79.60 per barel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s