Wall Street Merosot Oleh Klaim Pengangguran dan Penjualan Ritel.


Data penjuaan ritel yang tidak menyenangkan di bulan Juli, mengikuti naiknya jumlah rakyat Amerika Serikat yang mengajukan klaim pengangguran telah memadamkan optimisme pasar akan payroll AS bulan ini, ujung-ujungnya pasar kecewa dan Wall Street melorot.


Jumat besok adalah pengumuman data payroll AS, dimana kenaikannya akan mengindikasikan ekonomi AS yang lebih baik. Namun data-data ekonomi terbaru justru membuat pelaku pasar kecewa dengan kenaikan jumlah klaim pengangguran pada angka tertinggi sejak April hingga 479.000.

Diperkirakan oleh para ekonom AS bahwa Departemen Tenaga Kerja AS besok akan mengumumkan 65.000 penurunan payroll di sektor non pertanian sepanjang bulan Juli. Seiring dengan data dari Biro Sensus AS yang menyatakan ada pengurangan pekerja di sektor swasta akan meningkat sebesar 90.000 pekerja.

Kondisi pasar tenaga kerja ini diperparah dengan data penjualan ritel AS yang hanya meningkat sebesar 2.9 persen, dibawah perkiraan sebelumnya sebesar 3.1 persen dibulan Juli.

Sentimen negatif hari ini, diperkirakan masih akan berlanjut hingga besok, akibatnya indek S&P 500 hanya mampu ditutup tidak jauh diatas level tertinngi Juni. Indikasi bahwa pasar mengalami konsolidasi dan pasar mengalami overhead resistensi.

Indek Dow Jones jatuh 5.45 points, atau 0.05 percent, ke 10,674.98. Indek Standard & Poor’s 500 jatuh 1.43 points, atau 0.13 percent, ke 1,125.81. Indek Nasdaq jatuh 10.51 points, atau 0.46 percent, ke 2,293.06.

(Sumber Reuters)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s