Bernanke berpeluang tepilih, meski popularitas turun


Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke dipastikan mendapat dukungan dari Komisi Perbankan Senat untuk dicalonkan kembali memimpin Bank Sentral pada Senat. Meskipun demikian, nampaknya perlawanan pencalonan dia kembali dimasa yang akan datang juga kuat.

Sebagaimana diketahui, masa jabatan Bernanke akan berakhir pada 31 Januari nanti. Komisi Perbankan Senat telah merekomendasikan Bernanke untuk dipilih kembali. Namun demikian, diperkirakan pada pemilihan nanti, tidak akan mudah begitu saja, bahkan bisa jadi gagal. Preseden sebelumnya, Paul Volcker pada tahun 1983 tidak terpilih kembali untuk kedua kalinya, saat dia menaikkan suku bunga hingga dua angka, dan memicu resesi dan inflasi hebat.

Bernanke dan The Fed, adalah pihak yang bertanggung jawab atas bantuan keuangan yang besar bagi proses bailout Bear Stearns, AIG dan mendukung perbankan lainnya saat AS dihantam krisis hebat ini.

Dengan tingkat pengangguran AS saat ini yang cukup besar, sekitar 10 persen, untuk pertama kalinya dalam 25 tahun ini, tingkat pengangguran mencapai dua angka. Kecaman publik, atas kebijakan The Fed yang menggunakan uang pajak untuk menolong perbankan, semakin menguat.

Dengan demikian, meskipun Bernanke memenangkan pencalonan dirinya, namun tantangan kedepan tidak gampang pula. The Fed sendiri saat ini juga diserang oleh Konggres dari para anggota Konggres yang merasa lembaga tersebut lalai dalam mengeluarkan kebijakan sehingga menimbulkan resiko sedemikian rupa bagi keruntuhan keuangan AS.

Saat ini, telah diajukan suatu angket untuk mengaudit keputusan-keputusan The Fed mengenai suku bunga dan kebijakan lainnya, dibawah pertimbangan Capitol Hill, meski sejauh ini The Fed telah melontarkan keberatannya.

Bernanke sendiri secara mengejutkan juga menggalang dukungan publik agar kebijakan yang telah ditempuh oleh bank sentral, dianggap sebagai kewajaran atau langkah yang tepat dalam menyikapi krisis yang terjadi. Tidak biasanya, kampanye yang dilakukan melibatkan sejumlah wawancara di televisi dan penulisan berbagai opini dalam surat kabar nasional.

Kursi Gubernur Bank Sentral, nampaknya memang akan mulus diduduki kembali oleh Bernanke, terlebih setelah Majalah Time menganugerahi sebagai Person of The Year 2009, atas prestasinya dalam menyelamatkan ekonomi AS saat terjadi krisis saat ini.

Meskipun demikian, secara politis, Bernanke memang lemah. Sebuah jajak pendapat yang di kutip Reuters, Rasmussen Reports menunjukkan bahwa hanya 21 persen yang mendukung pencalonan kembali Bernanke.(RTR/CWT)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s