Sang Pemimpi


Melanjutkan kisah Laskar Pelangi, film Sang Pemimpi yang mengambil setting di era tahun 80-an ini mengisahkan masa remaja Ikal, anak keluarga pekerja rendahan di Perusahaan Negara Timah di Pulau Belitung, bersama Arai, sepupunya dan Jimbron sahabatnya. Karena tak ada sekolah menengah di desanya, Ikal dan dua sahabat terdekat (Arai dan Jimbron) harus merantau ke kota pelabuhan Manggar yang berjarak puluhan kilometer untuk melanjutkan sekolah.

Mereka tumbuh bersama, menjalani berbagai kehidupan masa remaja dengan segala tantangan dan perjuangan hidup serta problematika masa remaja untuk meraih cita-cita dan impian. Semangat mereka makin memuncak saat seorang guru memberikan mereka inspirasi untuk mengejar mimpi di Eropa. Namun, masalah lain muncul. Tak hanya soal sekolah
dan bertahan hidup, tapi juga cinta. Cinta Arai yang tak tertahankan pada Zakiah Nurmala dan Jimbron juga jatuh hati dengan seorang gadis pemurung pekerja pabrik cincau yang tak pernah tersenyum.

Sementara bagi Ikal, gairah anak muda yang sedang bergejolak di dirinya membawanya ke sebuah perasaan bersalah terhadap ayah yang sangat membanggakan dirinya sejak kecil. Namun, rasa bersalah terhadap sang ayah membuat
Ikal bangkit, dan para pemimpi pun kembali berlari bersama. Satu persatu simpul-simpul kesulitan hidup untuk mencapai mimpi mereka buka. Cita-cita, harapan, dan cinta. Namun, setelah gelar sarjana diraih, Arai menghilang. Tinggalah Ikal sendirian mengadu nasib sambil mengejar mimpi. Sanggupkah ia meraih mimpinya tanpa kehadiran Arai?

Dengan latar belakang sebuah pulau indah yang pernah menjadi salah satu pulau terkaya di Indonesia, film ini dipenuhi kisah tentang kalangan pinggiran, dan kisah perjuangan hidup yang mengharukan untuk menggapai mimpi, keindahan persahabatan, dan cinta kasih yang tulus antara anak dan ayah.

One thought on “Sang Pemimpi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s