Heartbreak.com


Pernah diputus pacar ?, sakit hati dan ingin merebut kembali pacar yang hilang ?, mungkin film ini akan memberi inspirasi bagaimana merebutnya kembali.

Sebuah ide yang sederhana namun inspiratif, digarap dengan apik dan baik, termasuk menggunakan Red Cam, yang langka di gunakan para sineas membuat Film terbaru dari Afandi Abdul ( film sebelumnya adalah Pencarian Terakhir) terasa segar.

Film Heart-Break.com. berkisah tentang obat patah hati yang tidak pernah didapatkan selama ini oleh para anak muda. Sebuah konsultan profesional urusan sakit hati! Ya, kita bisa membayangkan bagaimana serunya jika ada suatu lembaga khusus yang menangani masalah patah hati serta membantu kita membalaskan ‘dendam’ kepada saingan dan mendapatkan kembali soulmate kita.

Di film ber-genre romantic comedy ini, Affandi langsung ‘tancap gas’ dengan menggandeng bintang-bintang film masa depan Indonesia seperti Ramon Y. Tungka (Catatan Akhir Sekolah, Ekskul, Romeo-Juliet), Raihaanun Soeriaatmadja (Badai Pasti Berlalu), Ananda Omesh (Extravaganza), serta Richa Novisha (Jomblo, Pencarian Terakhir).

Sebagai pemain pendukung, turut serta Sophie Navita, Edo Borne, Gary Iskak, Shara Aryo, hingga model Imelda Therine. Tak ketinggalan deretan cameo papan atas seperti Jajang C. Noer, Pong Hardjatmo, dan Lukman Sardi, turut meramaikan film yang diproduksi di bawah bendera One Star Production ini.

Heart-Break.com digarap sangat matang dan rapi baik dari segi produksi dan cerita. Untuk skenario, Fandi, kembali bertandem dengan Syamsul Hadi. Penulis yang berlatar belakang pendidikan film IKJ setelah bersama menggarapa ‘Pencarian Terakhir’ dan melanjutkan kerjasama mereka di film kedua ini.

“Film Heart-Break.com menawarkan satu tontonan menghibur yang menyatukan dunia nyata dan fiksi sekaligus. Maksudnya, agen intelijen profesional sakit hati yang ada dalam film juga akan ada dalam dunia nyata” ungkap Fandi.

Sementara Ramon Y Tungka menyenangi cerita film ini karena ‘dekat’ dengan masalah sehari-hari pasangan anak muda di kota besar. “Karakter yang aku perankan itu mewakili apa yang dirasain semua laki-laki yang patah hati. Stres, lebay, tapi itu semua wajar yahh,” tuturnya.
Raihaanun sendiri berujar bahwa film ini menjadi comeback yang menyegarkan buatnya. “Nayla adalah karakter cewek yang lovable banget, dia lembut tapi mandiri dan sayang sama Agus, sampai akhirnya muncul Kevin yang beda banget karakternya dari Agus. Ceritanya lucu banget, tapi romantis juga,” paparnya.

Banyak catatan menarik sepanjang pembuatan film ini, salah satunya adalah penggunaan kamera Red-Cam yang dianggap sebagai kamera paling ‘rewel’ oleh para sineas film. Menurut Fandi, ada sesuatu yang menarik yang bisa dihasilkan Red-Cam sehingga ia disenangi para sutradara beken seperti Stephen Soderbergh, Peter Jackson, dan Alex Proyas.

“Ada trik khusus yang harus dilakukan pada setting-an kamera yang kita pakai. Seperti yang saya lakukan pada Red-Cam, kami berhasil mendapatkan gambar yang jernih dan cerah. Ini yang saya inginkan dari film saya. Karena walaupun ceritanya tentang orang patah hati, justru saya ingin menghibur mereka yang patah hati lewat film ini,” ujar Fandi.

Suasana shooting yang ‘dikebut’ hingga hanya 16 hari saja juga menciptakan keseruan tersendiri. Untungnya Fandi yang lulusan Colombia College of Hollywood, Los Angeles ini mengaku terbiasa dengan kondisi ‘super-cepat’, “Saya digembleng untuk melakukan segala sesuatunya dengan sistematis dan penuh perhitungan,” ungkapnya.

Para pemain juga mengaku puas dengan proses shooting film ini, terutama karena situasinya yang selalu dibawa fun, penuh tawa dan jokes, walaupun keseriusan juga menjadi prioritas utama. Hasilnya, dari mulai sutradara, kru, dan para pemain menjadi akrab satu sama lain dan filmnya pun menjadi memuaskan serta terasa natural.

Uniknya, dalam pembuatan film ini ada beberapa pemain dan kru film yang juga mengalami patah hati. Mulai dari diputusin pacar sampai diselingkuhin. Entah hanya suatu kebetulan atau memang terlalu menghayati?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s