Crossing Over ; Menjadi Amerika akan membuka peluang lebih baik.


Crossing Over
Crossing Over

Film Crossing Over mengambarkan bagaimana kebijakan imigrasi pemerintah AS, dan dampak-dampaknay bagi aspek kehidupan masyarakatnya. Kisah dalam film ini lebih bernuansa sedih, dengan dialog yang pendek-pendek seakan melugaskan kekakuan UU Imigrasi AS.

Penulis dan Cerita film ini oleh Wayne  Kramer, seorang inigran Afrika Selatan  yang datang ke Amerika tahun 1986 yang juga penulis dan sutradara film Crash, dimana kedua film tersebut memiliki gaya yang mirip. Meski demikian, Crossing Over nampaknya mencoba merunut keberhasilan Film tersebut dengan mengagkat tema-tema sejenis.

Film ini intinya berkisah bagaimana menjadi seorang Amerika, apa yang mesti dilakukan untuk menajdi bangsa Amerika dan  kenapa harus menjadi Amerika. Dengan latar belakang kehidupan di seputar Los Angels, sebuah kota yang menonjol dimana berbagai bangsa berkumpul, dalam film ini terwakili dari Iran, Australia, Inggris, India, Meksiko dan Korea. Film ini sarat dengan pergulatan seputar keimigrasian dimana usaha pengambaran film ini mejadi semakin melankolik, fakat yang ada tentang rasialisme dan patriotisme Amerika dipertentangkan disini.

Harrison Ford sebagai Agen ICE, Maxs
Harrison Ford sebagai Agen ICE, Maxs

Harrison Ford berperan sebagai Max Brogan, petugas Imigrasi dan Bea Cukai Los Angels, petugas yang berkarakter keras dan tegas, (jenis peran Ford, yang  saat in jarang didapatnya). Mitranya, adalah Hamid (diperankan oleh Cliff Curtis, aktor kelahiran Selandia Baru ), diceritakan bahwa Hamid adalah warga AS dari naturalisasi keluarga yang berasal dari Iran, sementara ayah Hamid (dimainkan oleh Marshall Manesh) juga baru akan mendapat pengakuan kwarganegaraan dan Hamid mendesak Maks untuk menghadiri perayaan keluarga dalam menyambut Naturalisasi ini.
Dilain cerita, dikisahkan bagaimana usaha Gavin ( diperankan oleh Jim Sturgess), seorang musisi muda Inggris, Australia dan pacarnya, Claire ( diperanbkan oleh Alice Eve), datang ke Los Angeles untuk menggapai impiannya di industri hiburan. Dalam usahanya, Claire rela melakukan apa saja untuk mendapatkan ijin tinggal (Greencard) habis. Sampai harus melakukan affair dengan petugas imigrasi dimana isterinya, Denise ( diperankan oleh Ashley Judd), adalah seorang pengacara imigrasi yang juag terlibat dengan kasus anak  yatim piatu dari Afrika (dimainkan oleh Ogechi Egoni).
Crossing Over (12)Konflik yang terjadi tidak hanya disitu saja, masih ada cerita seorang imigran Meksiko ( yang diperankan oleh Alice Braga); remaja India ( diperankan oleh Summer Bishil) dimana akibat tugas sekolahnya, akhirnya di deportasi; seorang remaja Korea ( diperankan oleh Justin Chon) terlibat dengan geng Korea dan juga adik Hamid, Zahra ( diperankan oleh Khazae Melody), dimana dianggap sebagai sumber yang memalukan keluarga dengan pergaulannya.
Plot cerita dalam “Crossing Over” memang saling tumpang tindih dan berpotong-potongan, seperti “Pulp Fiction”, hubungan antar karakter yang ada baru akan ditemukan di ujung cerita.

Apa yang ingin digambarkan oleh Kramer sebagai usaha untuk mensatir bahwa menjadi Amerika Serikat bukanlah hal yang terbaik dalam hidup ini, namun sebagaimana di film tersebut, dengan menjadi Amerika maka peluang dalam hidup akan lebih baik.(CWT)

One thought on “Crossing Over ; Menjadi Amerika akan membuka peluang lebih baik.

  1. Wah, ini sepertinya film yang sarat intrik dan konflik, terutama dengan banyaknya karakter yang terlibat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s