Dewa 19, Ahmad Dhani & Ideologi


Menyukai Dewa 19 awalnya adalah sebuah pengalaman pertama saat masih beranjak SMA, Dewa 19 saat itu sedang promo album Format Masa Depan. Merupakan pengalaman pertama ke back stage, bertemu dengan para personil Dewa 19, diperkenalkan oleh Ahmad Dhani kepada semua anggota band. Pengalaman ini kemudian menjadi bahan tulisan di Majalah Dinding SMA, saya kira tdak ada artikel dalam sejarah Mading di SMA saya yang menyedot antusias teman-temen sekolah untuk di baca selain liputan ini. Selanjutnya mulai akrab dengan lagu-lagu Dewa 19.

Secara pribadi mulai respek terhadap ide-ide dan pemikiran Ahmad Dhani semenjak album Ahmad Band  (1998), seakan menjadi anthem bagi perjalanan hidup.

Album Bintang Lima, menjadi pijakan menyelami karya -karya Gibran. Sementara album Cintailah Cinta, menjadi pegangan awal dalam mencerna sufisme. Membumikan karya-karya para guru besar Islam tersebut dengan lebih generik untuk di kunyah.

Laskar Cinta, Republik Cinta dan Kerajaan Cinta menjadi lanjutan soundtrack yang menemani perjalanan saat ini.

One thought on “Dewa 19, Ahmad Dhani & Ideologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s